Sabtu, 16 Agustus 2014
Kamis, 14 Agustus 2014
Marsha And the Bear
Hai ! kali ini saya ingin membahas tentang marsha! ya.. marsha and the bear! tau kan anak cewek kecil imut mungil gemesin dan ngselin itu??
Masha and the Bear (Rusia: Маша и Медведь) adalah sebuah serial animasi Rusia yang diproduksi oleh Animaccord Studios. Serial animasi ini menceritakan pertualangan seorang gadis kecil yang bernama Masha dan seekor Beruang yang merupakan temannnya. Serial ini diciptakan oleh Andrei Dobrunov, Oleg Kuzovkov dan Dmitry Loveiko.
Serial ini pertama kali tayang di Rossiya 1 ("Russia 1" pada saat itu) pada tanggal 7 Januari 2009.
..KARAKTER..
Masha merupakan karakter utama manusia yang ada di serial ini, selain Dasha, saudari kembarnya. Masha berbicara bahasa manusia. Pengisi suara oleh Alina Kukushkina. Masha sering mengenakan kerudung berwarna merah jambu dan memiliki rambut berwarna pirang, bola mata berwarna hijau, dan senang bertingkah laku.
Beruang tidak bisa berbicara bahasa manusia, tetapi dia mengerti dan dapat berkomunikasi dengan Masha. Pengisi suara oleh Boris Kutnevich.
Masha and the Bear (Rusia: Маша и Медведь) adalah sebuah serial animasi Rusia yang diproduksi oleh Animaccord Studios. Serial animasi ini menceritakan pertualangan seorang gadis kecil yang bernama Masha dan seekor Beruang yang merupakan temannnya. Serial ini diciptakan oleh Andrei Dobrunov, Oleg Kuzovkov dan Dmitry Loveiko.
Serial ini pertama kali tayang di Rossiya 1 ("Russia 1" pada saat itu) pada tanggal 7 Januari 2009.
..KARAKTER..
Masha merupakan karakter utama manusia yang ada di serial ini, selain Dasha, saudari kembarnya. Masha berbicara bahasa manusia. Pengisi suara oleh Alina Kukushkina. Masha sering mengenakan kerudung berwarna merah jambu dan memiliki rambut berwarna pirang, bola mata berwarna hijau, dan senang bertingkah laku.
- Suka lolipop (ep. 33), sering mengunjungi temannya, Beruang, bermain dengan penghargaannya, bermain bola, melompat-lompat dengan ember, menonton kartun, mengajukan beberapa pertanyaan, dan menceritakan kisah.
- Dapat melakukan tarian "moonwalk" (ep. 6) - menggunakan sesuatu yang digunakan di kepalanya (biasanya toples kaca).
- Tak pandai memasak makanan seperti bubur (ep. 17) dan pangsit (ep. 24), tetapi bisa membuat selai (ep. 6) dan lolipop (ep. 33).
- Dapat bermain hoki (ep. 31), sulap (ep. 25), dan catur (ep. 28).
- Bisa menggunakan peralatan tukang (ep. 11) dan bermain gitar listrik (ep. 29).
- Takut suara keras seperti petir (ep. 25).
- Bisa mendekorasi rumah (ep. 26).
- Bisa membuat model kapal (ep. 11).
Beruang
Beruang (Misha) dahulunya merupakan pemain sirkus yang hebat, memiliki banyak penghargaan, diploma, dan piala. Dia selalu menjaga semuanya agar tetap bersih dan mengkilap. Ketika pensiun dari sirkus, dia memilih menetap di sebuah hutan dengan rumah yang dibangunnya. Dia cinta damai, tenang, dan memiliki hobi memancing (ep. 8), juga memiliki beberapa sektor pertanian sendiri, seperti sarang lebah, kebun bunga, dan kebun sayuran. Dapat bermain gitar dan piano, serta mengendarai sepeda dan motor ski.Beruang tidak bisa berbicara bahasa manusia, tetapi dia mengerti dan dapat berkomunikasi dengan Masha. Pengisi suara oleh Boris Kutnevich.
Karakter lainnya
- Dipper, beruang betina yang menyukai Beruang dan tinggal di sebelah rumah Beruang. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 6)
- Kelinci teman Masha dan Beruang. Terkadang terlihat sedang berkebun dengan Beruang (ep. 12), dan sering mencuri wortel . (Karakter ini mulai muncul pada ep. 1)
- Serigala, sering terlihat di sekitar mobil ambulan yang telah usang di atas bukit. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 1, ep. 5 menampilkan 2 serigala)
- Tupai, tinggal di atas pohon, membawa buah pinus sebagai alat pertahanan diri jika ada yang menggangunya. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 1)
- Landak, sering berkeliaran di hutan, senang dengan jamur. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 2)
- Panda, sepupu Beruang, teman bermain Masha ketika sedang berkunjung. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 15)
- Beberapa hewan lain, seperti Kambing, Ayam, Anjing, dan Babi - tinggal di halaman rumah Masha di pinggir rel kereta, selalu bersembunyi ketika Masha muncul. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 1)
- Harimau, teman lama Beruang ketika bermain di sirkus. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 20)
- Pinguin, anak angkat Beruang ketika masih telur, lalu dipulangkan dengan pesawat kecil ke Antartika. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 23)
- Sinterklas, sering datang saat Natal untuk membagikan hadiah ke binatang lain, termasuk Masha dan Beruang. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 3)
- Beruang Hitam Himalaya, saingan Beruang ketika merayu Dipper di pinggir danau. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 7)
- Lebah, memiliki sifat agresif, tinggal di sarang lebah di halaman Beruang mengitari pohon apel. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 1, lebih jelas saat ep. 34)
- Dasha, saudara kembar Masha. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 36)
- Kupu-kupu, hewan yang selalu ditangkap Masha menggunakan jaring. (Karakter ini mulai muncul pada ep. 1)
- Ulat, hewan yang pernah ditangkap Masha menggunakan jaring (ep. 24). (Karakter ini mulai muncul pada ep. 9)
Tentang Animasi..
Hai! kali ini gue mau share tentang Animasi ! siapa yang ga kenal dengan animasi?? kuno banget kalo gatau :P
nih penjelasannya :)
Film animasi, atau biasa disingkat animasi saja, adalah film yang merupakan hasil dari pengolahan gambar tangan sehingga menjadi gambar yang bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer dan grafika komputer, pembuatan film animasi menjadi sangat mudah dan cepat. Bahkan akhir-akhir ini lebih banyak bermunculan film animasi 3 dimensi daripada film animasi 2 dimensi.
Wayang kulit merupakan salah satu bentuk animasi tertua di dunia. Bahkan ketika teknologi elektronik dan komputer belum diketemukan, pertunjukan wayang kulit telah memenuhi semua elemen animasi seperti layar, gambar bergerak, dialog dan ilustrasi musik.
Dan ini Proses Pembuatannya...
Ada dua proses pembuatan film animasi, diantaranya adalah secara konvensional dan digital. Proses secara konvensional sangat membutuhkan dana yang cukup mahal, sedangkan proses pembuatan digital cukup ringan. Sedangkan untuk hal perbaikan, proses digital lebih cepat dibandingkan dengan proses konvensional. Tom Cardon seorang animator yang pernah menangani animasi Hercules mengakui komputer cukup berperan. "Perbaikan secara konvensional untuk 1 kali revisi memakan waktu 2 hari sedangkan secara digital hanya memakan waktu berkisar antara 30-45 menit."[1] Dalam pengisian suara sebuah film dapat dilakukan sebelum atau sesudah filmnya selesai. Kebanyakan dubbing dilakukan saat film masih dalam proses, tetapi kadang-kadang seperti dalam animasi Jepang, sulih suara justru dilakukan setelah filmnya selesai dibuat.
Animasi 2Dimensi
Tehnik konvensional
Teknik Celluloid (kadang-kadang disebut cell saja) ini merupakan teknik mendasar dalam pembuatan film animasi klasik. Setelah gambar mejadi sebuah rangkaian gerakan maka gambar tersebut akan ditransfer keatas lembaran transparan (plastik) yang tembus pandang/ sel (cell) dan diwarnai oleh Ink and Paint Departement. Setelah selesai film tersebut akan direkam dengan kamera khusus, yaitu multiplane camera di dalam ruangan yang serba hitam.Objek utama yang mengeksploitir gerak dibuat terpisah dengan latar belakang dan depan yang statis. Dengan demikian, latar belakang (background) dan latar depan (foreground) dibuat hanya sekali saja. Cara ini dapat menyiasati pembuatan gambar yang terlalu banyak.
- Pra-produksi:
- Konsep,
- Skenario,
- Pembentukan karakter,
- Storyboard,
- Dubbing awal,
- Musik dan sound FX
- Produksi:
- Lay out (Tata letak),
- Key motion (Gerakan kunci/ inti),
- In Between (Gambar yang menghubungkan antara gambar inti ke gambar inti yang lain)
- Clean Up (Membersihkan gambar dengan menjiplak)
- Background (Gambar latar belakang),
- Celluloid (Ditransfer keatas plastik transparan)
- Coloring (Mewarnai dengan tinta dan cat).
- Post-produksi:
- Composite,
- Camera Shooting (Gambar akan diambil dengan kamera, dengan mengambil frame demi frame),
- Editing,
- Rendering,
- Pemindahan film kedalam roll film.
Tehnik digital
Setelah perkembangan teknologi komputer di era 80-an, proses pembuatan animasi 2 dimensi menjadi lebih mudah. Yang sangat nyata dirasakan adalah kemudahan dalam proses pembuatan animasi. Untuk penggarapan animasi sederhana, mulai dari perancangan model hingga pengisian suara/dubbing dapat dilakukan dengan mempergunakan satu personal komputer. Setiap kesalahan dapat dikoreksi dengan cepat dan dapat dengan cepat pula diadakan perubahan. Sementara dengan teknik konvensional, setiap detail kesalahan kadang-kadang harus diulang kembali dari awal. Proses pembuatan animasi 2Dimensi digital terdiri dari:- Pra-produksi:
- Konsep,
- Skenario,
- Pembentukan karakter,
- Storyboard,
- Dubbing awal,
- Musik dan sound FX
- Produksi:
- Lay out,
- Key motion,
- In Between,
- Background,
- Scanning
- Coloring.
- Post-produksi:
- Composite,
- Editing,
- Rendering,
- Pemindahan film kedalam berbagai media berupa VCD, DVD, VHS dan lainnya.
Animasi 3Dimensi
Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer.Bagian ini membutuhkan pengembangan
sekian ^^
Langganan:
Komentar (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)










































